Bocorkan Rahasia Dagang, Zinga Tuntut Mantan Karyawannya
Setelah diguncang dengan berita hengkangnya beberapa orang petinggi
di level managemennya, Zinga kini kembali membuat berita dengan
mengajukan gugatan hukum kepada mantan karyawannya atas tuduhan
membocorkan data-data berharga perusahaan yang menyangkut laporan
keseluruhan penjualan yang bersifat sensitif. Dalam gugatan yang
dimasukkan kepada pengadilan tinggi San Fransisco tersebut, Zinga
menuduh mantan karyawannya tersebut atas kasus pembocoran rahasia dagang
serta pelanggaran terhadap kontrak tertulis yang telah disepakati.
Gugatan ini muncul berkaitan dengan hengkangnya general manager
CityVille, salah satu lini game buatan Zinga, bernama Patmore yang
memutuskan berpindah ke perusahaan game pesaing Kixeye. Dalam rincian
gugatan yang dimasukkan ke pengadilan, Zinga menuduh Patmore
mengumpulkan 760 dokumen rahasia dari komputer kerja miliknya serta
mem-backup-nya secara online pada hari terakhir sebelum ia pergi dari
perusahaan.
Zinga lebih lanjut mengatakan bahwa dokumen yang diambil Patmore
memegang peranan sangat penting dalam memberikan informasi yang sangat
berharga kepada pesaing mengenai mekanisme inti game, teknik monetisasi,
penerapan beserta pijakan pasar yang sangat berguna untuk memenangkan
persaingan dengan Zinga.
Sementara itu, jurubicara Kixeye mengomentari langkah yang diambil oleh Zinga tersebut dengan menyatakan:
“Kixeye tidak terlibat dengan gugatan yang diajukan oleh Zinga.
Sayang sekali, gugatan tersebut nampaknya merupakan strategi Zinga untuk
mempertahankan karyawannya: Menuntut mantan karyawannya untuk
menakut-nakuti karyawan lain agar tidak berpindah. Zinga jelas-jelas
telah kehilangan akal demi mempertahankan karyawannya supaya tetap
tinggal.
Komentar
Posting Komentar