Bocorkan Rahasia Dagang, Zinga Tuntut Mantan Karyawannya

Lawsuits 380

Setelah diguncang dengan berita hengkangnya beberapa orang petinggi di level managemennya, Zinga kini kembali membuat berita dengan mengajukan gugatan hukum kepada mantan karyawannya atas tuduhan membocorkan data-data berharga perusahaan yang menyangkut laporan keseluruhan penjualan yang bersifat sensitif. Dalam gugatan yang dimasukkan kepada pengadilan tinggi San Fransisco tersebut, Zinga menuduh mantan karyawannya tersebut atas kasus pembocoran rahasia dagang serta pelanggaran terhadap kontrak tertulis yang telah disepakati.

Gugatan ini muncul berkaitan dengan hengkangnya general manager CityVille, salah satu lini game buatan Zinga, bernama Patmore yang memutuskan berpindah ke perusahaan game pesaing Kixeye. Dalam rincian gugatan yang dimasukkan ke pengadilan, Zinga menuduh Patmore mengumpulkan 760 dokumen rahasia dari komputer kerja miliknya serta mem-backup-nya secara online pada hari terakhir sebelum ia pergi dari perusahaan.

Zinga lebih lanjut mengatakan bahwa dokumen yang diambil Patmore memegang peranan sangat penting dalam memberikan informasi yang sangat berharga kepada pesaing mengenai mekanisme inti game, teknik monetisasi, penerapan beserta pijakan pasar yang sangat berguna untuk memenangkan persaingan dengan Zinga.

Sementara itu, jurubicara Kixeye mengomentari langkah yang diambil oleh Zinga tersebut dengan menyatakan:

“Kixeye tidak terlibat dengan gugatan yang diajukan oleh Zinga. Sayang sekali, gugatan tersebut nampaknya merupakan strategi Zinga untuk mempertahankan karyawannya: Menuntut mantan karyawannya untuk menakut-nakuti karyawan lain agar tidak berpindah. Zinga jelas-jelas telah kehilangan akal demi mempertahankan karyawannya supaya tetap tinggal.

Komentar

Postingan Populer